Sahabat,
jika rezeki anda terasa seret, sulit diraih atau kadang mendapatkan suatu
materi namun menguap dan habis begitu saja serta hambatan-hambatan lain yang mengakibatkan
rezeki anda tidak kunjung datang, mungkin penyebabnya anda pernah melakukan
salahsatu dosa besar. Padahal Allah menegaskan bahwa setiap manusia bahkan setiap makhluk
melata di muka bumi ini pasti diberi rezeki oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.
وَمَا مِنْ دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا
Dan tak ada satupun makhluk melata di bumi kecuali
Allah-lah yang memberikan rezekinya (QS. Hud: 11)
Apa saja dosa besar yang mungkin anda lakukan dengan sadar
atau tanpa sadar yang mengakibatkan rezeki anda terhalang, berikut 10 Dosa Besar
yang dapat menghalangi rezeki.
1. Berbuat Syirik
Syirik
artinya menyekutukan/menduakan Allah, percaya kepada Allah tetapi juga percaya
pada dukun (orang pintar) atau benda-benda yang dianggap bisa mendatangkan
keselamatan, rezeki dan keberkahan.
Allah
subhanahu wata’ala berfirman : “Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa
syirik dan Dia mengampuni segala dosa selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang
dikehendaki-Nya. (QS. An-Nisa: 48)
Menurut
ayat diatas syirik adalah dosa besar yang tidak diampuni Allah SWT dan jika
pelaku syirik meninggal maka mereka akan berada dalam neraka selamanya.
Naudzubillahi min dzalik.
Dosa syirik termasuk salahsatu dosa besar yang dapat menjadi
penghalang rezeki. Jika ingin mendapatkan rezeki yang lancar dan berkah maka bergantunglah
sepenuhnya kepada Allah SWT dengan tidak menyekutukan Allah SWT.
2. Meninggalkan Sholat
Sholat 5 Waktu hukumnya wajib, jika ditinggalkan merupakan
perbuatan dosa. Alangkah baiknya selalu menjaga sholat kita, sebisa mungkin
ditunaikan dan jangan sampai melalaikan sholat apapun alasannya. Usahakan
ketika adzan (panggilan Allah) berkumandang segeralah penuhi panggilannya,
jangan sampai ditunda-tunda. Kitapun tidak ingin rezeki kita ditunda oleh Allah
yang maha pemberi rezeki. Maka, mulai saat ini perbaiki sholat kita agar rezeki
kitapun diperbaiki oleh Allah SWT
3. Durhaka kepada Orang Tua
Kewajiban seseorang
terhadap orang tuanya adalah berbuat baik, taat dan menghormatinya. Ridho Allah ada pada ridho orang tua. Ada nash yang mengatakan
surga dibawah telapak kaki ibu dan durhaka kepada kedua orang tua sama saja
menjauhkan diri dari surga.
Jika durhaka pada orang
tua membuat Allah tidak ridha pada kita yang berimbas pada seretnya rezeki. Sekaligus
menjauhkan dari rezeki yg halal.
4. Berbuat Zina
Pezina akan merasakan kesempitan hidup karena orang yang
mencari kenikmatan hidup dengan melanggar perintah Allah. Bagaimanapun jangan
pernah melakukan zina. Hukuman orang yang berzina sangatlah berat dan termasuk dosa
besar. Dosa ini pula sebagai salahsatu penghambat rezeki.
5. Memakan Harta Haram
Dalam surah An Nisa ayat 29 disebutkan, Allah melarang
memakan harta orang lain dengan jalan yang batil. Para ulama berpendapat yang
dimaksud dengan jalan batil adalah memperoleh harta dari riba, perjudian,
menipu orang, mencuri, khianat, saksi palsu, merampas harta dengan sumpah
palsu. Harta yang haram tidak berkah dan akan menjadikan pemiliknya jauh dari
Allah, sehingga rezekinya pun tersumbat. Maka kita dituntut mencari rezeki
dengan cara yang halal, dengan usaha yang halal. Rizki yg diperoleh secara
haram mampu memutus rezeki halal sebab rezeki haram ialah termasuk dosa besar
penghalang rezeki halal.
6. Meminum Khamr
Minuman khamr adalah minuman yang memabukkan. Ada banyak hal
yang mudharat pada khamr ini dan peminum khamr akan terjerumus dalam kehinaan.
Dosa meminum khamr berakibat terhalangnya memperoleh rezeki.
7. Memutus Silaturahim
Memutus tali silaturrahim adalah
sesuatu yang dibenci Allah. Memutus silaturahim merupakan hal yg menghalangi rezeki, kebalikannya
menyambung silaturahim artinya hal yang mendatangkan rezeki.
Rasulullah SAW
bersabda : “Rahmat tidak akan turun kepada kaum yang padanya terdapat orang
yang memutuskan silaturahim.” (HR. Muslim r.a)
Allah dan
Rasul-Nya memerintahkan kita untuk saling mengenal dan berbuat baik pada
sesama. Rezeki Allah bisa datang melalui orang lain. Jika memutus silaturrahim
akan memutus rezeki dan rahmat Allah.
8. Menuduh serta Bersaksi Palsu
Hati hati dengan ucapan anda, karena lidah lebih tajam dari
pedang. Terkadang lisan susah buat dikendalikan, tapi cobalah mengatakan yang
baik atau diam. Jauhilah bersumpah palsu karena dengan bersumpah palsu akan
menyengsarakan orang lain. Sebuah hadits diriwayatkan oleh Thabrani "yang
paling besar dari dosa-dosa besar adalah syirik kepada Allah dan sumpah
palsu". Dari hadits tersebut dikatakan bahwa sumpah palsu merupakan
dosa besar, hal ini pula sebagai penghambat rezeki.
9. Kikir dan Pelit
Kikir dan pelit merupakan dosa besar penghalang rezeki. Lawan
dari kikir adalah senang memberi, senang menolong dan bersedekah. Rahmat Allah
selalu berada bersama orang menyuburkan sedekah. Tidak ada gunanya
menahan-nahan harta yang bukan milik kita. Jika Allah menghendaki adalah hal
yang mudah bagi-Nya mengambil harta yang dititipkan kepada kita.
10. Ghibah
Ghibah atau gosip yaitu membicarakan perihal orang lain yang
mana bila orang yang dibicarakan itu mendengar pembicaraan mengenai dirinya
maka ia menjadi sakit hati dan kecewa. Orang yang suka bergunjing diibaratkan
sebagai pemakan bangkai yang suka memakan bangkai saudaranya sendiri.
mengungkapkan keburukan orang artinya dosa besar dan ini adalah dosa yang
mengakibatkan terhalangnya rezeki
Sahabat, itulah 10 Dosa yang bisa menghalangi rezeki. Setelah
kita mengetahuinya haruslah kita menjauhi semua yang di larang Allah dan menjalankan
yang di perintahkan-Nya.
Namun, Jika 10 dosa itu
tidak pernah dilakukan tetapi rezekinya terkesan sulit alias seret, insya Allah
itu adalah ujian dari Allah yang dapat meningkatkan derajat kita.
Jika ujian, maka solusinya
hanya sabar. Namun jika pernah melakukan salah satu dari 10 dosa penghalang
rezeki tersebut, langkah pertama adalah taubatan nasuha. Taubat dengan
sungguh-sungguh, secara sadar menyesal dan tidak akan mengulanginya. Setelah
itu barulah bersabar. Insya Allah dengan demikian rezeki kembali lancar. Aamiin ya rabbal ‘alamin.
Wallahua’lam bisshowab
Tidak ada komentar:
Posting Komentar